Kenapa Minder?

Pernahkah anda merasa minder (rendah diri) ketika berada dalam suatu komunitas? Atau bahkan orang-orang minder terhadap kita. Saya rasa siapapun anda dengan latar belakang pendidikan dan keluarga yang bagaimanapun pasti pernah merasa minder dan diminderi oleh seseorang. Saya sendiri malah sering mengalami perasaan minder dan diminderi orang.
Menurut saya minder yaitu perasaan dimana kita merasa rendah sekali dan sulit untuk tampil percaya diri dihadapan orang-orang yang dalam pandangan kita memiliki segalanya lebih dari yang kita miliki. malah sangat sulit rasanya bagi kita untuk menyamai dan memiliki seperti apa yang orang lain miliki.
Perasaan itu jika terus diperlihara akan merusak diri dan mental kita. Dan malah akan memunculkan penyakit hati lainnya, seperti: iri, dengki, hasad, riya, takabur, dsb. Naudzubillah…., gawat bukan?
Nah, lalu bagaimana? Apa yang harus dilakukan dikala rasa minder itu muncul? Sebagai seorang muslimah saya menyarankan untuk segera beristigfar, minta ampun sama Allah dan minta agar Allah membimbing hati kita agar dijauhkan dari perasaan itu. Lalu segeralah bertindak dgn memunculkan potensi diri kita yang positif untuk menumbuhkan semangat dan motivasi dalam diri. Bahwa kita tak serendah yang kita pikir. Tapi ingat, jangan over acting!
Kita harus ingat dan sadar bahwa manusia diciptakan dan dilahirkan ke dunia ini sebagai khalifatullah. Tidak ada yang sia-sia, setiap manusia dianugrahi dengan potensi yang berbeda-beda karena potensi yang berbeda itulah manusia menjadi saling melengkapi, saling membutuhkan, saling menolong dan saling membantu.
Perasaan minder hanya akan membuat orang-orang disekeliling kita menjadi kesal dengan sikap kita yang terkadang mudah tersinggung disaat orang ingin membimbing dan mengajari kita agar memiliki kemampuan atau untuk memperbaiki kesalahannya yang ternyata malah dianggap merendahkan, tidak menghargai, tidak mengerti perasaan yang malah membuat kita semakin merasa tidak berguna dan berarti.
Saya rasa itulah efek buruk dari rasa minder, harusnya anda atau siapapun yang sedang mengalami perasaan minder segeralah berfikir jernih dan berbaik sangka. Disaat orang menasehati, membimbing, mengarahkan atau mengajarkan anda dengan cara apapun harusnya bersyukur karena berarti kita sedang diperhatikan dan orang tersebut ingin membantu kita untuk berubah menjadi lebih baik.
Tidak ada sesuatu yang tidak mungkin bukan? Selama kita mau berubah, sabar dan tekun untuk memperbaiki diri. Hal sesulit apapun pasti akan menjadi mudah asalkan mau berusaha untuk belajar dan menempa diri. Sebagaimana yang disebutkan dalam salah satu ayat dalam Al Quran bahwa “Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan” (Q.S. 94 ayat 6). InsyaAllah hidup kita akan bebas dari buruk sangka dan pertikaian. Malah akan terjalin kerjasama dan komunikasi yang baik antar sesama manusia.
Sikap sabar dan syukur sangat diperlukan dalam menjalani setiap aktivitas. Sabar disaat menghadapi kesulitan dan terus berusaha memperbaiki diri serta bersyukur atas segala nikmat yang ada dalam diri kita. InsyaAllah jika sikap ini terus dibina dan dipelihara, kita akan jauh dari sikap minder dan jauh pula dari sikap sombong atas segala kelebihan yang dimiliki.
Segala sesuatu yang sifatnya duniawi tidak akan pernah kekal, tidak akan dibawa mati. Jadi bersikap wajar-wajar saja, jangan berlebihan karena minder itu merupakan salah satu sikap yang berlebih-lebihan.
sumber: http://maya.akhdani.com
![[del.icio.us]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/delicious.png)
![[Digg]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/digg.png)
![[Facebook]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/facebook.png)
![[Google]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/google.png)
![[MySpace]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/myspace.png)
![[MyWeb]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/myweb.png)
![[Twitter]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/twitter.png)
![[Yahoo!]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/yahoo.png)
![[Email]](http://arliando.com/wp-content/plugins/bookmarkify/email.png)